Mengenal ISO Dalam Kamera DSLR

Mengenal ISO Dalam Kamera DSLR

ISO Dalam Kamera DSLR - Blogotech, Kali ini blogotech akan berbagi informasi tentang fotografi lainnya. Seperti biasa blogotech akan berbagi informasi mengenai dasar-dasar dalam dunia fotografi. Mengenal basic dalam fotografi maka akan memudahkan anda untuk lebih memahami dalam pengoperasian kamera DSLR agar bisa mendapatkan jepretan yang bagus.

mengenal-iso-dalam-kamera-dslr
Pada kesempatan kali ini blogotech akan berbagi tentang ISO dalam kamera DSLR. Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya, apa sih yang dimaksud ISO dalam kamera DSLR itu? Nah akan kita kupas secara lengkap agar anda bisa lebih memahaminya, terutama bagi anda yang baru mengenal dunia fotografi. Bagi yang sudah profesional lewat aja kali ya, atau bisa memberikan tambahan di kolom komentar nantinya.

Apa yang dimaksud dengan ISO? ISO adalah suatu istilah dalam dunia fotografi dimana diartikan sebagai suatu pengukuran tingkat sensitifitas sensor atau film kamera terhadap cahaya yang akan dibidik. ISO biasa juga disebut dengan ASA, sama saja namun ISO biasa digunakan pada kamera digital dan ASA biasa digunakan dalam 'photography film' (analog film).

Semakin tinggi nilai ISO maka sensor kamera akan lebih sensitif terhadap cahaya. Umumnya nilai ISO berkisar antara 100, 200, 400, 800, 1600, 3200, 6400 hingga 12800. Pada zaman kamera digital seperti sekarang nilai ISO sudah bisa digunakan pengaturan sendiri dengan menggunakan mode pengoperasian otomatis. Namun pada kamera analog dulu, nilai ISO tergantung pada film / klise yang dibeli.
mengenal-iso-dalam-kamera-dslr

Lalu bagaimana efek ISO terhadap hasil jepretan kita? Seperti yang dijelaskan di atas bahwa ISO merupakan pengaturan sensor terhadap cahaya dimana jika semakin ditingkatkan maka akan semakin sensitif terhadap cahaya. Jika ISO rendah maka sensor cahaya akan menurun sehingga gambar yang didapat akan lebih gelap (minim cahaya, begitu juga sebaliknya

Anda bisa bereksperimen langsung dengan nilai ISO ini mulai dari yang terendah hingga meningkat secara perlahan. Untuk lebih jelasnya bisa anda lihat pada gambar di bawah dimana semakin ISO dinaikkan maka gambar yang diambil akan lebih cerah karena sensor cahaya pada kamera menjadi lebih meningkat. Lebih jelasnya bisa anda lihat pada gambar di bawah :
mengenal-iso-dalam-kamera-dslr

Namun ada kekurangan jika ISO semakin tinggi, walaupun cahaya yang didapatkan semakin cerah namun akan menimbulkan efek titik-titik dalam gambar atau yang biasa kita kenal dengan istilah 'Noise'. Jadi jika kita semakin meningkatkan ISO maka noise pada gambar akan semakin terlihat.

Lalu bagaimana cara setting ISO yang sesuai? Untuk pengaturan ISO sendiri tidak lepas dari komponen lainnya yaitu aperture dan shutter speed. Ketiga komponen dasar dalam kamera ini biasa kita kenal dengan sebutan segitiga exposure. Untuk lebih jelasnya bisa anda baca pada artikel mengenal segitiga exposure.

Dengan pengaturan segigita exposure yang pas maka anda akan mendapatkan pencahayaan yang bagus dan hasil gambar yang menakjubkan. Untuk pengaturannya sendiri bisa anda eksperimen sendiri agar mendapatkan setting yang sesuai

Jika anda bertanya lebih bagus ISO tinggi atau rendah maka jawabannya tergantung anda masing-masing. Karena ada sebagian fotografer yang justru lebih menampilkan noise karena menghasilkan keunikan tersendiri dalam dunia fotografi. Jadi ukuran ISO mana yang ingin anda gunakan tergantung pada diri anda sendiri.

Baca juga:

Fahrinheit
Fahrinheit

"Seorang Mantri Keliling yang bekerja sebagai Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Silahkan berkomentar sesuai dengan tema, gunakan kata-kata yang sopan dan bijak (no iklan, no SARA, no spam). Komentar yang menyertakan link aktif, iklan atau titip link akan dimasukkan dalam folder SPAM.