Mark Zuckerberg : Banyak Kesalahan di Facebook

Mark Zuckerberg : Banyak Kesalahan di Facebook

Mark Zuckerberg - Blogotech, Kita baru saja memasuki tahun 2018. Tentunya banyak harapan serta kemajuan yang kita inginkan di tahun 2018 ini. Berbagai macam resolusi serta rencana mungkin telah kita susun menyambut tahun 2018 ini. Tak terkecuali untuk seorang CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Mark Zuckerberg
Pendiri media sosial paling populer di dunia tersebut mengatakan banyak kesalahan di Facebook dan ingin membenahinuya. Terutama dalam menangkal konten-konten berisi ujaran kebencian, kekerasan, dan berita-berita palsu atau hoax. Menurut Mark, Facebook saat ini sudah mengalami kerusakan karena banyak disalahgunakan oleh berbagai pihak tak bertanggungjawab yang menggunakan platform media sosial tersebut.

Tidak hanya sampai disitu, menurut Mark Facebook juga terlalu banyak membuat kesalahan terkait aturan dan kebijakan di dalam perusahaan itu sendiri serta dalam upayanya untuk menghentikan penyalahgunaan situs media sosial paling populer tersebut. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya kritik yang ditujukan ke Facebook dalam setahun 2017 terakhir.

Facebook dianggap tidak mempunyai keamanan yang cukup untuk memfilter artikel-artikel yang berisi tentang kekerasan, ujaran kebencian, serta berita-berita bohong atau hoax. Efek sampingnya, banyak pengguna Facebook yang terpengaruh oleh artikel-artikel tersebut, padahal artikel-artikel tersebut belum tentu benar dan terpercaya. Mark beranggapan saat ini dunia seakan telah terbagi dan begitu cemas akan beredarnya artikel-artikel sejenis tersebut.

''Facebook memiliki banyak perbaikan mengenai masalah itu. Apakah itu untuk melindungi  penggunanya dari artikel-artikel yang berisi kekerasan dan kebencian, intervensi dari otoritas, atau sekedar memastikan waktu yang mereka habiskan di Facebook adalah waktu yang benar-benar bermanfaat bagi mereka,'' ucap Mark.

Inilah kesalahan yang harus diperbaiki oleh Facebook di tahun 2018 ini. CEO Facebook tersebut mengakui, saat ini memang terlalu banyak kesalahan yang telah dilakukan Facebook. Mark juga mengakui hal ini berkaitan dengan belum maksimalnya usaha serta upaya Facebook dalam mendeteksi, menghentikan, ataupun menangkal penyalahgunaan Facebook.

''Tantangan pribadi saya di tahun 2018 ini adalah memperbaiki ini semua. Facebook mungkin tidak dapat mencegah semua kekerasan atau penyalahgunaan yang timbul di Faceboom, tapi saat ini memang terlalu banyak kesalahan dalam penegakan aturan serta kebijakan internal kami dan ketidakmampuan kami dalam mencegah penyalahgunaan Facebook sebagai sebuah jejaring sosial. Apabila semua ini dapat diselesaikan pada tahun ini, tentunya ini akan menjadi tonggak sejarah dalam lintasan sejarah kami,'' tutur Mark.

Baca juga:

Fahrinheit
Fahrinheit

"Seorang Mantri Keliling yang bekerja sebagai Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

5 comments

Hi, all the time i used to check weblog posts here
in the early hours in the morning, as i love to find out
more and more.

Balas

A fascinating discussion is definitely worth comment. There's no
doubt that that you ought to publish more about this issue, it
may not be a taboo subject but typically folks don't speak
about these topics. To the next! Kind regards!!

Balas

Hi! I could have sworn I've visited your blog before but after looking at some of the posts I realized it's new to me.
Anyways, I'm certainly happy I came across it and I'll be bookmarking it and checking back regularly!

Balas

When some one searches for his required thing, so he/she desires to be available that in detail, thus that thing is maintained over here.

Balas

I do not even know how I ended up here, but I thought this post was great.
I do not know who you are but certainly you are going to a
famous blogger if you aren't already ;) Cheers!

Balas

Silahkan berkomentar sesuai dengan tema, gunakan kata-kata yang sopan dan bijak (no iklan, no SARA, no spam). Komentar yang menyertakan link aktif, iklan atau titip link akan dimasukkan dalam folder SPAM.