Cara Menulis Resensi Buku Sesuai EYD Terbaru 2018

Cara Menulis Resensi Buku Sesuai EYD Terbaru 2018

Cara Menulis Resensi Buku - Blogotech, Pembaca buku pasti tahu resensi, dan ingin tahu juga cara menulis resensi buku sesuai EYD. Apa itu menulis resensi? Kita bisa melihat dari kata resensi terlebih dahulu, resensi itu sendiri berasal dari bahasa latin yakni revidere atau recensie yang memiliki arti menimbang, atau melihat kembali, bisa juga menilai. Sementara itu menurut KBBI, yang dimaksud dengan resensi adalah ulasan dari sebuah buku, jadi penjelasannya resensi adalah ulasan singkat mengenai isi dari suatu buku, atau novel, majalah dan bahkan drama atau juga film yang disiarkan di media sosial. Sementara itu tujuan melakukan resensi adalah untuk memberikan penilaian, kritik, pembahasan, bahkan juga mengungkapkan kembali isi yang ada di dalam buku tersebut.

Lebih jauh kita membahas mengenai tujuan resensi, berikut ini adalah beberapa tujuan meresensi buku yang bisa kita ketahui :
  • Untuk mengajak para pembaca yang lainnya supaya bisa ikut berdiskusi lebih jauh lagi mengenai masalah yang dijadikan tema penulisan sebuah karya (yang diresensi tersebut), entah itu yang buku, atau yang berupa novel bahkan juga majalah sekalipun.
  • Membuat resensi adalah sebagai salah satu cara untuk memberikan pemahaman dan juga informasi yang lebih detail kepada pembaca, tentang sebuah karya.
  • Untuk menjadi salah satu pertimbangan bagi calon pembaca yang masih bimbang antara membeli atau tidak sebuah karya tulis, dalam resensi akan dicantumkan apakah karya tersebut layak dibaca atau tidak. Bahkan resensi dari editor kenamaan bisa mempengaruhi penilaian penerbit tentang karya seseorang, lho!
  • Membantu untuk memberikan jawaban dan juga informasi tambahan kepada pembaca mengenai berbagai macam pertanyaan-pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pembaca terhadap sebuah karya yang sudah naik cetak. Biasanya dalam buku-buku fiksi dengan tema yang agak rumit dan butuh diskusi lebih lanjut untuk memahami alur ceritanya.

Manfaat dan Jenis-Jenis Resensi

Kemudian bagaimana dengan manfaat resensi itu sendiri? Mari disimak beberapa manfaat dari resensi yang bisa kita dapatkan :
  • Hal yang pertama sudah tentu memberikan calon pembaca informasi yang cukup untuk memutuskan membeli buku tersebut atau tidak. Sebab kita inginkan buku yang sesuai dengan selera kita, bukan? Mahal pun tak masalah jika memang tulisannya sesuai denan selera. Tetapi bagaimana jika ternyata tak sesuai? Atau kualitas tulisannya memang tak bagus? Itulah manfaat adanya resensi.
  • Bisa dapat imbalan dari resensi yang kita buat, terlebih jika dimuat di media massa yang besar. Tetapi, banyak juga yang mendapatkan imbalan buku gratis untuk direview, pecinta buku pasti akan sangat senang dengan imbalan resensi yang bisa mereka nikmati ini.
  • Sarana promosi buku yang paling jitu. Karena buku yang diresensi rata-rata adalah buku baru yang belum pernah diresensi oleh orang lain, jadi resensi buku menjadi sebuah media promosi yang oke untuk buku tersebut. Apalagi jika diresensi dengan positif oleh peresensi buku yang sudah profesional.
  • Jadi sarana untuk pengembangan kreatifitas. Jadi, semakin sering seseorang menulis, akhirnya jadi semakin terlatih untuk bisa lebih berinovasi dalam menulis. Jadi, meresensi dilakukan supaya bisa mengembangkan kreatifitas yang kita miliki masing-masing.

Kemudian jangan salah membedakan resensi yang akan kita buat, sebab ada beberapa jenis resensi seperti berikut ini yang menjai salah satu syarat dalam cara menulis resensi sesuai EYD :
1. Resensi Informatif. Merupakan resensi yang hanya akan memberikan informasi mengenai isi buku secara singkat dan umum dari sebuah buku.

2. Resensi Deskriptif. Merupakan resensi dimana kita akan membahas dengan detail di tiap bagian dan babnya.

3. Resensi Kritis. Yang satu ini adalah resensi dengan bentuk ulasan yang lebih detail lagi dan dibarengi metodologi ilmu yang tepat.

Cara Menulis Resensi Buku Sesuai EYD

Cara-Menulis-Resensi-Buku
Cara Menulis Resensi Buku
Sebelum mulai menulis resensi, ketahui juga berbagai unsur resensi, supaya bisa melaksanakan cara menulis resensi buku sesuai EYD dengan baik :
1. Identitas Buku. Apa saja identitas buku tersebut? Antara lain adalah judul buku, nama pengarang, nama penerbit, ketebalan buku, tahun terbit, nomor edisi, dan juga meliputi ukuran buku, warna dan juga ilustrasi jilid buku.

2. Ikhtisar Buku. Kalau yang satu ini disusun atas pokok-pokok yang memang terkandung dalam buku, hanya saja jika buku yang diresensi adalah novel, maka cara menyusun pokok-pokoknya berbeda dengan buku non fiksi.

3. Kepengarangan. Sosok penulis pun akan dimasukkan ke dalam resensi, dari mulai latar belakang, sikapnya, keahlian dan juga berbagai karya yang pernah dibuat.

4. Keunggulan dan Kelemahan Buku. Pastikan juga kita membuat keunggulan dan kelemahan buku pada resensi yang berasal dari unsur novelnya. Kita bisa berikan penilaian tntang kejelasan, kesederhanaa, kekhasan, atau juga dari penguasaan tema dan juga berbagai aspek lainnya. Kita bisa membahasnya sesuai dengan kreatifitas masing-masing.

Setelah memahami unsur-unsur resensi, sekarang kita beralih pada bagian-bagian yang harus kita ikuti untuk meresensi buku, susunannya adalah sebagai berikut :
  • Judul resensi
  • Judul buku yang akan diresensi
  • Indentitas buku
  • Rangkuman atau sinopsis padu buku
  • Kelebihan buku
  • Kekurangan buku
  • Pendapat penulis

Sekarang kita bisa mulai untuk menulis resensi dengan pertama-tama menentukan buku apa yang akan diresensi. Pastikan isinya hal yang aktual, kualitasnya baik, dan belum pernah diresensi alias buku baru (tapi banyak juga yang meresensi buku yang sama jika bukunya sangat populer). Kemudian setelah itu tulislah identitas buku dengan jelas, dari mulai judul, penulis, penerbitnya sampai jumlah halaman yang ada dalam buku yang kita resensi tersebut.

Setelah itu, kita bisa mulai merangkum isi buku dengan tujuan bisa dapat gambaran yang umum dari buku itu, pastinya kita harus membacanya sampai selesai dulu supaya paham dan kita bisa membuat rangkuman yang mencerminkan garis besar dari buku itu secara seluruhnya. Kemudian jika sudah merangkum, maka kita harus tuliskan apa saja kelebihan dan juga kekurangan dalam buku, jadi kita harus menilai buku tersebut. Kita memang akan berikan penilaian yang berupa tanggapan pribadi terhadap buku tersebut, tetapi pastikan kita memberikan nilai secara objektif dan jujur.

Setelah semua datanya lengkap, maka data yang sudah kita kumpulkan tersebut bisa kita tulis kembali menjadi satu resensi yang padu dengan tulisan yang menarik dan jangan lupa untuk memberikan rekomendasi apakah buku tersebut layak untuk dibaca atau tidak di akhir resensi yang kita buat. Selain itu ambil foto buku yang diresensi dengan angle yang tepat, gunakan properti yang bagus supaya hasil fotonya terlihat lebih menarik dan menambah nilai jual dari buku tersebut. Dengan meresensi sebuah karya dengan maksimal, maka besar kemungkinan job resensi berbayar pun bisa kita dapatkan di kemudian hari. Itulah cara menulis resensi buku sesuai EYD, semoga dapat membantu. Terima kasih telah berkunjung.

Baca juga:

Fahrinheit
Fahrinheit

"Seorang Mantri Keliling yang bekerja sebagai Blogger Paruh Waktu, Pemimpi Pengangguran Sukses."

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Silahkan berkomentar sesuai dengan tema, gunakan kata-kata yang sopan dan bijak (no iklan, no SARA, no spam). Komentar yang menyertakan link aktif, iklan atau titip link akan dimasukkan dalam folder SPAM.